Rabu, Maret 04, 2009

Thanta dalam 12 Jam Saja


Bulan ini adalah bulan kunjungan, setidaknya dua minggu ini saya keluar kota dan masuk desa. masuk kota lain dan masuk desa berikutnya. capek! *halah prett!!
kunjungan saya, bukan kunjungan pejabat negara ataupun pejabat yang berusaha menaikkan popularitas dengan memberikan santunan kedesa-desa, ataupun calon legislatif yang sedang proses kampanye ; membual kesanakemari membeli suara rakyat kecil, lalu rakyat ditinggalkan ketika sudah jadi pejabat. ahaha, ngawur tenan ik!

pagi kemaren, aku, acung dan syekh imam (lah ko pake syekh?, nanti dikira syekh puji? hehe, yawis kami perkenalkan imam yang biasa kami panggil dengan..... imam syahwad! spertinya ga beda jauh sama syeikh puji!). kami bertiga memutuskan untuk menyusuri jalanan Kairo pagi hari, melewati pagi yang tak begitu dingin dengan menaiki kendaraan menuju kota Thanta, sebuah nama kota yang tak asing ditelinga masisir (mahasiswa indonesia mesir). namun sialnya saya baru kemaren memasuki kota tersebut.
sekilas, kota ini seperti kotakota lain di Mesir, dan dilihat dua kilas, ternyata kota ini..... sama saja kayak kota lain! wakakkaka.

ya, kota Thanta merupakan salah satu dari sekian kota yang didalamnya terdapat Universitas Al-Azhar. istimewanya Al-Azhar Thanta adalah disana terdapat fakultas Qur'an, dan istimewanya lagi untuk bisa masuk fakultas Qur'an harus ada takhasus dulu di Syubro selama kurang lebih 6 tahun. whelehwheleh.. saya yang hanya diwajibkan 8 juz aja ga hafalhafal! hehe.. dan istimewanya lagi, kabarnya difakultas ini, hanya ada satu mahasiswa Indonesia. aduududud... (pokonya mah banyak banged istimewanya) yasuda, cukuplah bagi mereka yang mumpuni saja yang masuk fakultas tersebut, sisanya fakultas lain. hihi

Selain ke Al-Azhar Thanta (meskipun cuman foto² didepan kampus) kami mampir kerumah mahasiswa disana, dan ternyata tempat domisili mahasiswa Indonesia disana cuman komplek belakang kampus. helehwheleh.. (kalo kek gini mah kudu brangkat kuliah terus atuh.. nah kalo kita di Kairo kan domisilinya jauh, jadi kan bisa buat alesan.. wakakka!)
setelah itu, sore hari kami melanjutkan perjalanan menuju makam Syeikh Badawi, makam dan masjidnya keren cah! apik tenan, meskipun kamarmandinya jauh dari mesjid. huhuhu :(
Syeikh Badawi, merupakan ulama' yang membawa Islam keThanta, konon beliau merupakan ulama' yang menjadi panutan Walisongo diIndonesia. ini menurut riwayat imam yang kami bawa, siapa lagi kalo bukan imam syahwad!. hanya sebentar kami disana, meskipun sempat muncle (baca:mangkel) dengan polisi yang sok! sok ga bole fotofoto. padahal kita udah selesai fotofoto. hiahaha.

kemudian kami melanjutkan jalan kaki lurus kedepan, menuju stasiun kereta api Thanta, guna meneruskan perjalanan kembali ke Kairo naik kereta api. berbeda dengan berangkatnya, kami naik angkutan (baca: eltramco) yang diwarnai dengan penilangan oleh pak polisi yang bengis dan kejam.(sayang saya ndak brani ngambil gambarnya, takut ditilang jugak!?) hehe. sampai diKairo lagi pada jam yang sama seperti pagi tadi ketika kami berangkat bedanya pagi dan malem.
Pukul 9.15 AM kami berangkat dan saya sampai lagi pukul 9.15 PM! hehe.. mbulet ya?! ben!

0 Komentar:

Posting Komentar

baiknya anda menggunakan browser mozilla
makasih telah membuang waktu anda mampir kesini.. :)