Senin, Juli 13, 2009

Damn Hot Summer!

Kemarin, panas begitu menggila, panas sepanas-panasnya. udara Kairo tak seperti biasanya angin begitu panas, menyengat, melepuhkan kulit.
hari-hari ini, suasana begitu kosong, liburan musim panas yang dinantikan ternyata tak seindah harapan. sepi, nganggur tanpa semangat.

menghadapi hari-hari membosankan seperti ini, biasanya dimanfaatkan untuk mengikuti wisata. namun sayang, rencana wisata harus dipending dulu karena satu lain hal.

setiap datang musim selalu membawa cerita sendiri, "saat musim dingin kita gak mandi karena kedinginan, saat musim panas kita gak mandi karena air mati" sial tenan nasipmu le....

meskipun hal tersebut hanya berlaku bagi beberapa orang yang kebetulan mendapat berkah hidup ditempat yang irigasi airnya kurang lancar. dan tidak berlaku bagi kami, Jama'ah Imaroh 61. hehe

Musim panas ini saya belum melakukan perjalan jauh, meski orang-orang sudah sampai Alexandria, Sinai, Sharm El Syeikh, dll. saya masih disini, didepan monitor bekas yang gambarnya lebih gelap dari monitor normal, yang aku beli dengan harga 250 LE, empat tahun silam. sambil menikmati panasnya udara kali ini.

***

panas masih menggelora, hingga hari berganti. seharian tak ada keinginan mengisi perut, hanya air yang mencoba menghilangkan haus, kadang tawar, kadang manis. sampai petang menjelang, perut ini hanya berisi air, kembung!
nafsu makan sirna, semangat pudar, panas menggeliat, keringat bercucuran se-jagungjagung, Gerah!! mandi tak lagi meningkatkan gairah!! lho, emang bisa ya?

tak terhitung berapakali saya mandi, bangun tidur mandi, siang mandi lagi, sore mandi, lepas maghrib mandi, mau tepar mandi dulu, kebagun ga bisa tidur mandi lagi, sampai mau sholat subuh, mandi lagi.. whaduhh....parah parah! untung saya nulis ga dikamar mandi. hihi

gawat!! ini sudah masuk stadium lanjut, panas yang berbahaya! coba bayangkan kalo seluruh penghuni mesir mandi 7 kali sehari, bisa-bisa sungai nil cepet kering.

apa ini bagian dari sekenario "Gombal Warming"? eh salah, maksut saya Global Warming. xixixi ...jan panas tenan cahhh, sumpah!

It's a Damn Hot Summer !!
Baca Semuanya...

Rabu, Juli 01, 2009

The Sensation of Sambel Tempe!

haha, gambarnya kaburr, maklum pake hp jadul..

Tempe, adalah salah satu makanan favorit saya. disamping rasanya alami, juga karena tempe itu tanpa tulang, apalagi serat yang maknyus. saya selalu trauma saat harus makan jenis-jenis daging. terlebih daging yang dimasak kurang empuk, lebih baik makan 'ayam junior' alias telor, daripada saya harus berlama-lama nyukilin gigi karena seliliden. sialnya jadi 'om girang'!.
karena saking nge-fans nya sama tempe, maka saya selalu bela-belain untuk tak kenal lelah belajar membuat tempe, meskipun beberapa kali tempe buatan saya baunya apek. tapi... habis juga!! haha, doyan apa laper om? :p


Masakan tempe favorit saya adalah 'Sambel Tempe', bisa juga dibilang 'Tempe Penyet', tapi sambel tempe saya lebih kepada tempenya yang dilumatin kesambal, trus diuleg sama uleg-uleg, yau uleg-uleg kan? itu tuh, the lanangan of cobex! nah tau kan? :p. disamping sensasinya sampai keubun-ubun, pembuatannya juga cukup cepat dan tanpa menunggu lama. ini salah satu fastfood ala saya!

Pagi ini saya kembali terpancing dengan sisa tempe yang ada didapur, karena kemarin tetangga sebelah yang baik hati memberi beberapa bungkus tempe, sebagian dibikin mendowan dan sisanya pagi ini saya eksekusi seperti biasa, Sambel Tempe!

sambel tempe merupakan menu wajib saat dirumah ada tempe, selalu, setiap ada tempe saya sempatkan mengecek peralatan tempur dalam The Making of Sambel Tempe; cabe, bawang merah, bawang putih dan terasi juga tak kalah penting lalapan!. terlebih ditambah 'pete'! waoow! sensasinya ruarrr biasa!! (hihi, mirip iklan) atau mengutip kata Pak Bondan "Mak Nyuzz pemirsa..." "Top Markotop", dan jika si sexy chef Farah Quinn yang menemani masak... bener-bener sensasi yang tiada duanya... wakakakaka

dan seperti biasa, Sambel Tempe pagi ini habis bersih langsung dari cobeknya, oleh saya sendiri. sampai rasarasanya pengen membersihkan cobek yang penuh sambal dengan lidah.. haha, nggilani!. hehe, mumpung temen-temen lom ada yang bangun, hajar bleh!
Baca Semuanya...

Sabtu, Juni 27, 2009

Liburan Masa Kecil

*gambar diambil dari jepara-info.blogspot


heran, beberapa hari ini aktifitas pagi anak-anak kecil penduduk sini -sekitar rumah- ramai sekali, setiap pagi setelah Subuh, mereka pada berlarian dijalan, kadang main bola. ramai dan brisik!

aktifitas yang jarang sekali ditemui pada hari-hari biasa bagi anak Mesir. mungkin karena sekarang liburan sekolah dan musim panas yang menggelora, sehingga mereka bermain kala suasana sejuk, seperti ketika matahari menjelang terbit.


suasana seperti ini mengingatkan saya pada masa kecil, dimana setiap liburan kami selalu menghabiskan pagi hari menuju laut (penduduk lokal menyebutnya Segoro), menghabiskan separuh pagi bermain pasir putih dan air laut.
jarak antara rumah saya dan laut kurang lebih dua sampai tiga kilometer, bagi kami saat itu bukanlah jarak yang jauh, karena masih mampu ditempuh dengan berjalan kaki.

kami menyelesaikan perjalanan tersebut dengan berjalan kaki, kadang bersepeda. tergantung siapa yang mendapat giliran sepeda hari itu, karena dirumah kami hanya ada satu sepeda, sedangkan saudara lakilaki kami berjumlah tiga. dan dengan jumlah tersebut kami harus rela bergiliran memakai sepeda, sialnya, saya saat itu belumlah pandai naik sepeda, jadi terpaksa membonceng sepeda atau jalan kaki kepantai. hiks.

beberapa anak kecil berjalan bergerombol, bercerita tentang apa saja yang dia tahu, melewati kuburan 'singkil' yang katanya angker, berjalan terus kearah barat, dikala hari masih belum terang.

hal yang sangat lumrah bagi penduduk desa kami, saat hari libur kebanyakan orang selalu ke pantai untuk menghirup angin pantai, memandang hamparan laut, air asin, pasir putih, hewan-hewan kecil dipinggir laut, bahkan memancing.

sampai matahari naik beberapa jengkal, kami baru berhenti bermain pasir sambil mencari 'kremis' (semacam kerang yang hidup dipasir) dan kembali kerumah masing-masing dengan membawa apapun, entah kremis, ikan-ikan kecil, ubur-ubur, hewan pantai, tumbuhan pinggir pantai, atau bahkan tangna kosong, dan hanya menyisakan kulit gosong untuk nantinya disemprot orang tua kami, karena makin hari makin item. haha, ampun maak! besok gak lagi.. :p


liburan.... kangen pantai, kangen aroma laut, kangen Jepara...
Baca Semuanya...
baiknya anda menggunakan browser mozilla
makasih telah membuang waktu anda mampir kesini.. :)