Sabtu, November 21, 2009

4 Jam untuk 1 Tahun

PERTAMAXXX.. kata itu masih terngiang dalam benak saya sejak pagi buta. ya kalo boleh jujur sih gak buta-buta amat, soalnya saat itu matahari udah agak mengintip. (ini bener ga sih istilah "Pagi Buta" ?).
sebernernya, kata 'Pertamax' biasanya sangat membanggakan, contoh aja di KasKus, kalo ada orang dapet pertamax (me-reply postingan pertama dalam sebuah thread) pasti HERI alias Heboh Sendiri!. motor aja kalo pake pertamax larinya kenceng, apalagi dapet kesempatan pertamax pasti lebih heboh. (nyambung ga sih?)

Pagi ini, saya kebetulan dapet Pertamax, datang ke kantor imigrasi paling awal, lebih kerennya kepagian. bangun pagi, beberapa menit tepat sebelum adzan shubuh. setelah asik membaca-baca (novel maksutnya, bukan jampi-jampi), sambil ngedengerin empetri lagu yang lagi top hits dikuping saya. sembari menunggu arah jam menunjukkan pukul 6 lebih, saya masih bersiap-siap. setelah lebih 30 menit, saya langsung beranjak keluar dan mencoba memastikan bahwa musim dingin benar-benar sudah tiba, setidaknya jaket 'adidas' aspal itu mampu menghangatkan persendian dikala cuaca 14° menyerang.

saya datang paling awal, bahkan polisi penjaga pintu gerbang asrama-pun masih malas untuk sekedar menguap. dan benar saja, pintu masuk kantor pelayanan visa itu masih tertutup rapat, belom nampak seorangpun disana, bahkan penjaganya. (FYI; kantor pelayanan visa itu berada tepat dibelakang/samping asrama 'buuts' putra). dan saya tidak bangga jadi yang pertama datang ke kantor ini!


kepalang tanggung sudah keluar, saya pilih terus berjalan ke arah halte disebelahnya. belum sampai halte, ada dua orang malesya culun menyalip jalan saya kemudian berbalik arah seraya bertanya pada saya yang dari tadi sok cool (sok kedinginan?)..;
OM : orang malesya
OI : Orang Indonesia

OM :Jawazat Fein? (busyet, nanya pake basa arab men!)
OI : Glekk.. (sambil menelan ludah) lha itu udah lewat..
OM : ..oOo.. syukron..
OI : owalah.. ngapain juga sampe sinih!! makanya jangan cuman ngikutin, cari inisiatip!! jangan cuman jiplak, jangan nge-klaim!! (tapi cuman dalem ati) hekekeke kok jadi kemanamana?


yah setidaknya ada orang yang udah sudi bertanya pada saya yang sedari tadi cuman mondar dan mandir menghindari dingin.(emang bisa gt?)

setelah beberapa orang datang saya kembali kepintu gerbang yang tak kunjung dibuka, pukul 07.30 pintu gerbang pertama baru dibuka, dan setelah menunggu beberapa waktu, saya menitipkan paspor saya, untuk nantinya ditumpuk, karena saya sudah mengisi 'absen' sialan yang tak ada gunanya!!

saya balik ke buuts untuk sarapan dulu, telor, susu dan roti. bukan roti sih... mirip roti dari gandum yang banyak pasirnya! hahaha.. penduduk sini bilang itu "Isy", makanan pokoknya gitu deh. makanan berat! (ya iyalah berat, orang makan pasir! xixixi)
setelah mengisi perut dan MCK sebentar, saya balik lagi ke kantor yang lantai dan dindingnya dari marmer, sehingga mirip kulkas dikala musim dingin.

sesampai sana, sudah berjubel wajah peminta-minta.. (minta visa maksutnya). dan saya datang tepat pukul delapan, mulai mengantri.. dan mengantri... akhirnya... tak kunjung dipanggil nama saya.
malahan orang yang datang setelah saya, sudah dipanggil dan ngeloyor keluar sambil tersenyum puas karena dapat visa satu tahun.

setelah ditelisik dan ditelusuri dengan seksama, ternyata petugas sialan itu salah membalik berkas, jadi yang harusnya diatas jadi dibawah dan sebaliknya! owalah syu.. syu... dengan serta merta hewan-hewan yang masih tidur pulas di kebon binatang itu pada keluar sendiri sendiri.. mulai dari kampret, gajah dan lain sebagainya pertanda bahwa ada pisuhan yang sedang membahana disebuah tempat.. kekekeke..

sembari mengumpat perlakuan keji polisi magang sialan, saya berwisata ke belanda! haha sok keren lu!!.. sik sik.. saya perjelas; saya membaca novel oleh-oleh pinjaman dari panjul yang berjudul "Negeri Van Orange". hehe.

sesekali saya melirik antrean disebelah, banyak gadis-gadis berwajah asia yang sedang berderet-deret cekikak cekikik... "dasar, gadis manis sepah dibuang!" (tiba tiba hati saya melantunkan sebuah paribahasa lama..?).

setelah menunggu sekian lama... akhirnya tibalah saatnya jam menunjukkan pukul sepuluh, dan nama saya, belum juga dipanggil!! sialan tenan!!!
ikrar hati saya; jika dalam 30 menit kemudian, saya masih belum dipanggil, maka saya yang akan gantian memanggil ibu-ibu gendut itu!!

TENGGG!!
dan benar saja, setengah sebelas saya memanggilnya, dan sialnya dia masih menyelesaikan punya orang filipina sialan yang maen selongong antrian! ugh!!

untuk kedua kalinya saya menunggu timing yang tepat, dan pukul sebelas kurang seperempat saya harus memanggilnya.. berkali-kali. dan tentu saja dengan memasang wajah melas penuh harap iba dari sang nona tua yang suka makan tokmiyyah!

kira-kira begini dialog saya, setelah ditranslate kebahasa ibu. (capek juga kan kalo harus nonton pilm pake baca subtitle?) :
OI = Orang Indonesia
IG = Ibuk Gendud

OI : buk, aku wis neng kene ket jam pitu kihh!
IG : iyo le, berkasmu sing endi?
OI : hlambuh, pokoe aku antrian nomer enem, tapi mau njupuke kwalik, dadi sko ngisor disik!
IG : owg, ngunuh tho? sori le..
OI : mungkin enek neng sebelah..


dan benar saja berkas saya ada disebelah, dengan suka cita saya sumringah merayakan kemerdekaan dengan tanpa tindakan anarkis ala suporter Mesir yang kalah sama Algeria. ahahha

setelah bak bik buk cret jedot plek!! akhirnya disetempel juga paspor saya dan mendapatkan visa sampai bulan desember tahun depan, Alhamdulillah.

seraya memberikan paspor si ibu gendud itu bilang;

IG : nyoh le! rasah kakean cangkem!
OI : ?.. (dalam hati berkata: wasemiks!)
IG : kupingku panas koe nyrocos terus..
OI : iyo buk suwun..
(sambil mengulungkan uang 3.25 Pt untuk biaya materai)


sejurus kemudian, tepat pukul 10.59 AM saya berlalu dari kantor itu dengan hati yang pampararampampam.. damdamduridudidam... haha..
meski setelah itu setelah saya kalkulasi saya berdiri selama 4jam lebih, dengan kaki yang serasa lemod minta direstart dan diistirahatkan. (pegel banget jek!!)
untung aja dapet visa satu tahun..

dan semoga ini untuk yang terakhir kalinya saya ngurus visa disini!

saya pengen cepet lulus, doakan yes!!


Baca Semuanya...

Sabtu, November 14, 2009

One of The Places I Miss

Komplek Makam Mantingan
Komplek Makam Sultan Hadlirin, Mantingan, Jepara

Suatu saat ketika saya sedang browsing gambar untuk membangun ilovejepara.com, secara tak sengaja saya menemukan sebuah gambar diblog ini, yang membikin jantung saya berhenti sepersekian detik "mak tratap", trenyuh, lalu jantung saya berdegup kencang dan semakin kencang. mata saya menerawang jauh kepada suatu hari dimana air mata tak terbendung.

mungkin orang hanya menganggap itu gambar biasa, sebuah potret makam kuno yang sudah menjamur "nglumut" hijau nan rimbun. entah foto itu diambil tahun berapa, yang jelas sekarang bentuknya tak lagi seperti itu.

saya sangat kenal gambar itu, dimana semasa kecil saya sering kali bermain disekitar situ, dulu ada pohon mangga penduduk sekitar menamainya 'pelem ndog' di sekitarnya banyak sekali pohon pace, kamboja (sembojo), berbagai macam bunga-bunga dan lain sebagainya.

tempat yang saat ini paling saya rindukan adalah tempat itu, tepat pada batu besar disamping pohon berdaun kecil panjang itu, sekarang tertanam jasad ibu, ibu yang agustus tahun lalu meninggalkanku. persis disamping makam ibu, sebelah dalam tembok dari batu bata disana makam simbahku, kami memanggilnya dengan kata Pa'e. dan bangunan berwarna merah dibelakang itu adalah area Makam Keluarga Sultan Hadlirin - Ratu Kalinyamat dan kerabatnya.

Baca Semuanya...

Rabu, November 11, 2009

Saat Harus 'Mendua'

Hai.. LongTimeNoSee.. hehe,

kata yang sering banget saya ucapkan saat bertemu dengan teman chatting yang emang sudah lama tidak tegur sapa. dan saya rasa, kata yang memang pantas saya ucapkan saat keinget sama blog ini, ya itu! huhu

sudah lama saya pengen mengisi (ngeposting) blog ini, sayang sekali karena satu lainhal (alasannya kok sok 'iyes' gitu ya?). maka saya urungkan niat baik saya tersebut. :p
nah pada kesempatan yang berbahagia ini; izinkan saya memaparkan beberapa kejadian sebagai berikut; (berasa kayak menyimak LPJ aja ye?..)

Kurang lebih dalam medio dua minggu ini, saya resmi masuk dan menjadi anak asrama Al-Azhar a.k.a Buuts Islamiyyah. ini merupakan cita-cita saya yang terpendam, dan sempat hilang entah kemana. dan untuk memasuki buuts ini gampang-gampang susah.

Dulu... (biar kelihatan lama banget) saya sempat mau masuk buuts, pada tahun kedua saya di negeri mesir ini. setelah saya beberapa kali lobi sanasini, sana lagi dan sini lagi juga menunggu sekian hari, minggu bahkan bulan, akhirnya saya terpaksa mengalah dengan birokrasi, kamar yang mau saya tinggali lenyap dan berpindah tangan kewarga negara lain. yah... mimpi saya masuk buuts harus tertunda dan terkubur dalam-dalam.
dan oleh karena setelah itu, saya mengabdikan diri di Griya Jawa Tengah untuk beberapa periode. dan selama itu, keinginan untuk masuk asrama sudah lenyap tak berbekas. sepeti angin entut gitu lah..

baru saja sekitar akhir september - awal oktober kemarin tiba-tiba terbersit entah dari bisikan suara mana, ada keinginan saya untuk kembali mencoba masuk buuts, dan proses itupun berjalan dengan mulus dan lancar, alhamdulillah.
saya tak mengira proses itu begitu cepat dan sesuai harapan. padahal dulunya saya harus menunggu berbulan-bulan untuk bisa masuk, hingga bisa menyebabkan putus asa, kejang-kejang, susah buang air besar dan lain sebagainya. lebay!

tidak berlebihan jika dikatakan Buuts atau Madinatul Buuts atau Asrama Al Azhar, merupakan salah satu tempat yang sangat representatif untuk fokus kuliah. banyak hal yang memudahkan kita fasilitasnyapun sangat menarik; biaya murah dan relatif gak kerasa, karena dipotongkan langsung dari beasiswa, tidak ada aturan keluar-masuk asrama, pokoknya kayak supermarket-lah 'buka 24 jam' haha. absen dilakukan dengan cara mengambil makan siang. dan untuk menuju kampus, jaraknya tak begitu jauh, walau harus naik angkot. meskipun ada juga yang jalan kali.

meski 'separuh jiwaku' (kayak lagunya anang) sudah berada didalamnya, tapi saya belum sepenuhnya pindah ke buuts, masih banyak tanggungjawab yang mesti dipikul. haha, gaya!
saya masih agak kesulitan mendapatkan koneksi internet yang aman nyaman dan tidak menyebabkan 'kanker'. you knowlah saya bisa susah tidur kalo ga buka blog sehari saja! hahahha... (lebay kali abang ni...) meski banyak yang menyewakan USB/modem, tapi rasanya belom 'sreg' aja kalau menggunakan komputer/leptop orang lain. ..gimanaa gitu... dan lagi, saya masih sangat nyaman di rumah ini, rumah yang sejak 2006 saya tempati, meski mahal, tapi nyaman dihati. hahahha

dan oleh sebab itu, rasanya 'mendua' adalah solusi yang tepat untuk saat ini; ya di Buuts, ya di sini. kluar-masuk-kluarlagi-dan masuklagi. yang penting absen! entah sampai kapan, semoga bisa dikondisikan dengan baik dan benar sesuai kesepakatan yang berlaku! wekk? (emange sepakat karo sopo lek?.. hehehe

wokeyh.. kayaknya sekian dulu kabar berita dari saya, kurang lebihnya nanti bisa ditambahkan lewat testimoni. hahah, semoga someday bisa bercerita lebih panjang dan lebih lebar lagi..


Baca Semuanya...
baiknya anda menggunakan browser mozilla
makasih telah membuang waktu anda mampir kesini.. :)