Jumat, Agustus 13, 2010

Oase Siwa; Sensasi Jantung Geringgingan!! (2)



Ciblungan di Mata Air di Gurun Siwa

Safari Siwa Oase, hari ini hari yang sudah saya tunggu-tunggu sejak beberapa tahun lalu. menelususi gurun pasir menggunakan Jeep, serasa ikut Rally Paris Dakkar, menerjang gumpingan pasir ditengah panas yang menyengat hamparan oase, sepanjang penglihatan hanya ada pasir, langit dan sensasi!.

Siang hari kedua di Siwa, setelah kami mengelilingi beberapa tempat indah di kota kecil itu, kami ditawari untuk Safari Oase dan tentu saja kami tak mungkin menolaknya, karena memang salah satu agenda besar saya ikut wisata ini yaitu untuk merasakan sensasi Oase.

Pada awalnya yang hendak turut dalam safari tersebut hanya 25 orang, namun menjelang ditutup pendataannya, hampir semua rombongan ikut dalam safari tersebut, 50 orang! angka yang sangat luar biasa, kata guide kami itu angka terbanyak sepanjang sejarah.
Setiap peserta yang mengikuti safari ini harus menyerahkan passport guna pendataan pihak keamanan, biasanya harga untuk mengikuti safari ini berkisar antara 180 - 200an Pound Mesir untuk turis biasa, entah karena apa kita semua hanya membayar 100 Pound per-orang.



Katroknya mulai Kumat..
Perjalanan ini dimulai pukul setengah lima sore, biasanya pada musim dingin perjalanan ini dilaksanakan pada siang hari ketika terik mentari sedang hangat. dan sangat jarang dilakukan safari oase pada musim panas, karena sengatan mentari yang begitu membakar.
setelah Adzan Asar berkumandang, beberapa Jeep sudah meraung-raung memanggil kami didepan hotel. dan dengan sigap para peserta memilih Jeep yang akan ditumpangi mengarungi bahtera padang pasir sebentar lagi. setelah semuanya siap, konvoi pun dimulai!

Kami beruntung, Jeep yang kami tumpangi adalah ketua rombongan dari konvoi ini. jadi setiap apa saja, selalu mobil kami yang paling pertama dan utama! dapet pertamaxx mulu nih gan..
'Ammu Ali, sang kapten senior dari perjalanan sore ini yang sekaligus sopir kami umurnya sudah matang dan terkesan santai saat mengendarai Jeep Toyota berkursi 6 penumpang.
Lima menit setelah kami berjalan dari hotel, kami sudah mulai memasuki hamparan pasir, dan dari sini dimulailah petualangan sore ini!



Menukik... photo by Coh An..
Diawali jalan berkelok mengikuti alur yang sudah biasa dilalui, kemudian tak lama setelah itu 'Ammu Ali sudah mengejutkan kami dengan jumping digundukan pasir pertama kemudian langsung menikung membuat jantung kami berhenti berdetak sepersekian detik, ma' lhesss.....
tak lama setelah itu, kami diajak terjun dari tebingan pasir yang cukup curam, membuat dada kami seperti geringgingan, tinggi dan curam. kami ber-enam sontak teriak.. Hwaaaaa!!! Pa'ee.....

Jurang demi jurang terus tinggi-curam-dalam kami lalui dengan teriakan yang semakin kencang dan mengencang, dan kelakar tertawa kepuasan masing-masing dari kami terus keluar dari mulut satu dan yang lain. Jozz!



sok Iyes... kecipak-kecipuk... padahal raiso renang..
Setelah melewati beberapa jumpingan dan tikungan yang bikin merinding, akhirnya kami sampai pada mata air pertama, yaitu sebuah kubangan air yang cukup besar ditengah padang pasir dikelilingi oleh rerumputan tumbuh tinggi dengan air tawar yang dingin. dan tanpa komando lebih lama, kami langsung berganti baju kemudian melompat! Byarrr Byurrrrrrr!!! dan kami berenang seperti jaman kecil dulu di sungai kecil yang airnya seger dan belum terkontaminasi apapun.

Setelah kami puas berenang dimata air pertama, datanglah segerombol turis eropa dengan bikini mungil yang bikin gerrr..... *halah, ndeso!*
namun sebelum kami menikmati bioskop 'gratis' yang berajak mulai diputar, 'Ammu Ali sudah memanggil kami bersicepat untuk petualangan yang lain yang lebih seru.
namun sebelum itu, teh hangat dengan campuran daun mint sudah menunggu kami selepas mandi di tengah gurun. daun mint yang masih alami itu memberi kami aroma khas skaligus meredam tenggorokan kami yang sedari tadi teriak terkejut menikmati perjalanan sore ini.



Mata Air kedua (Panas).....
Setelah kami siap, Ammu Ali langsung tancap gas diikuti Jeep-jeep lain menguntit dibelakang mobil kami. setelah memutar arah dan melewati beberapa jalan berkelok dan menjulang tinggi, kami kemudian sampai pada mata air kedua, mata air dengan air yang panas yang konon katanya kedalaman sumber mata air ini mencapai 1000 meter.
kondisi udara yang sudah cukup ma' senut.. membuat kami terpanggang dan menghilangkan selera kami untuk mencicipi mandi air hangat ala Oase Siwa. dan kami hanya merendam kaki-kaki kami didalam air hangat yang terus mengeluarkan gumpalan air hangat langsung dari sumbernya.



Kami dan 'Ammu Ali didepan Toyota-nya
Dari mata air kedua, lalu kami meneruskan perjalanan menuju jurang-jurang yang lebih tajam dan seru. yang terus membuat kami semakin ingin berlama-lama dalam petualangan ini. dan 'Ammu Ali semakin girang ketika melihat kami ketakutan. perasaan takut yang bercampur dengan senam jantung geringgingan dan teriakan yang terus membumbungkan adrenaline kami. 'Ammu Ali, You're Rock MAN!

Kemudian kami sampai pada jurang yang teramat dalam (kayak lagu aja nih). sebelum terjun, kami berhenti dulu memastikan semua siap pada jurang ini. 'Ammu Ali sebagai ketua rombongan memastikan semua siap, kemudian dia terjun dengan kekuatan yang membuat kami berteriak seperti kesetanan tak keruan! hwaaaaaaa... aku urung kawinnn pekik si Singo (bukan nama sebenarnya) :p
Setelah mendarat sampai bawah, Ammu Ali dengan sigap keluar dari mobil dan memberi aba-aba kepada para junior untuk terjun satu-per-satu. tidak semua berani melewati jurang yang curam dan tajam, beberapa kendaraan harus memutar arah mencari jurang yang lebih landai.



Menukik kedalam jurang kenikmatan!!
Setelah dibawah kami tahu bahwa disini bekas sebuah dasar laut yang masih dipenuhi fosil-fosil hewan laut yang sudah kering seperti ter-semen, terhampar luas kemudian dikelilingi bukit dan jurang pasir.
tak lama kami disini, karna hari sudah mulai beranjak petang, kami harus bersicepat mengejar Sunset diujung gurun Ghorby.

Dengan cepat amu ali mengomando rombongan untuk kembali ke Jeep masing-masing dan melanjutkan perjalanan guna mengejar Sunset. dengan iringan lagu khas arab sya'bi kami terus menyusui hamparan pasir dan tentu saja masih menjumping dan meliuk-liuk seolah mau ambruk.

Kami sampai gurun Ghorby dengan pemandangan seperti desktop windows yang indah dan alami. sejenak kami berlarian tak jelas, melompat, berfoto tak karuan dengan berbagai gaya 'norak' berjingkrak dan berteriak sambil menikmati indahnya matari terbenam diantara hamparan gurun pasir Siwa. setelah berpuas menikmati senja di Oase, petualangan hari inipun berakhir, dan kami kembali kepenginapan dengan satu kata, PUAD BANGESS!! halah, Puas Banget!



Apik Tenan..... Maha Suci Allah..
Sesampai di hotel, perasaan kami tak henti-henti, terus-menerus berdecak kagum dengan keagungan Allah menciptakan alam yang begitu indah, begitu mesra, begitu sempurna. dan kita sebagai manusia hanya bisa bersyukur menikmati keindahan-Nya. thx God!

4 Komentar:

FaaReeDaa mengatakan...

tempatnya keren banged deh....

suhu berapa derajad oed?

akunamasao mengatakan...

Jyoz tenan dha....

kira² diantara 40° sampai 45° lah...

mantabss... ;)

Uniedutz mengatakan...

marai tambah kudu neg kono mbaheeeeeeeeeeee........melek2 i wong ae isane. xixixixixi

akunamasao mengatakan...

Unie.. jan ancen milik²i.. aku yo kepengen mrono maneh iks... wahahhahahha....

joz jozzz...

Posting Komentar

baiknya anda menggunakan browser mozilla
makasih telah membuang waktu anda mampir kesini.. :)